IELTS Bisa Membawamu Keliling Dunia

IELTS adalah sistem tes kemampuan bahasa Inggris yang paling banyak dipakai di dunia. Dengan memiliki sertifikat IELTS, kamu bisa mendaftar di lebih dari 10.000 institusi untuk kerja, studi atau imigrasi di 145 negara di seluruh dunia (anggota PBB hanya 193 negara). Baca juga: Kursus IELTS Murah

Cek daftar institusi yang menerima IELTS di sini 

Ribuan institusi itu mau mengakui IELTS karena hasilnya mampu mengukur kemampuan bahasa Inggris kita dengan akurat. Sebagai ilustrasi, hanya IELTS yang ada tes speaking dengan tatap muka langsung dengan pengujinya. Oleh karena itu, IELTS dikenal sulit. Biaya tesnya pun mahal, US$215 (Sekitar Rp 3 juta), bandingkan dengan TOEFL ITP yang Rp 500 ribuan. Jadi, wajar jika kursus persiapannya juga lebih mahal.

Apa yang harus diperhatikan saat memilih kursus IELTS?

Secara umum ada dua hal yang harus dikuasai sebelum tes IELTS: kemampuan bahasa Inggris umum dan jenis-jenis soal IELTS. Meskipun ada juga orang yang hanya menguasai bahasa Inggris umum bisa dapat skor tinggi, pada umumnya orang akan kesulitan kalau tidak punya gambaran soalnya terlebih dahulu.

Jadi, saat memilih program kursus persiapan IELTS, kita harus tahu materi belajarnya dimulai dari mana dan target akhirnya apa? Apakah mulai dari General English dan berakhir di penguasaan semua jenis soal IELTS? Atau hanya sebagian? Jika materinya sebagian besar tentang General English, Kenapa Kursus IELTS Preparation itu Murah berarti, harganya harus lebih murah seperti kursus Grammar dan Speaking biasa.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah durasi program. Ujian IELTS terdiri dari 4 bagian: listening, reading, writing, dan speaking. Listening terdiri dari 4 bagian, reading dan speaking masing-masing 3 bagian, dan writing terdiri dari 2 bagian. Total ada 12 bagian yang harus kita pahami. Jadi, setidaknya kita harus mengira-ngira apakah durasi programnya cukup untuk menjelaskan semua itu? Atau hanya sepotong-sepotong?

Mengenai durasi, penting juga kita pertimbangkan seberapa intens belajarnya. Ada tipe orang yang kalau hanya belajar 1 pertemuan per minggu tidak akan meningkat kemampuannya, tapi ada juga orang yang kalau lebih dari 1 pertemuan malah pusing. Intensitas pertemuan per minggu ini penting karena akan menentukan total berapa bulan kita belajar IELTS.

Pertimbangan ketiga adalah praktek dan feedback. Belajar bahasa harus banyak praktek. Tapi praktek saja tidak akan cukup kalau tidak ada yang mengkoreksi dan memberi masukan atas kemampuan kita. Jadi, pastikan program yang kamu pilih ada praktek dan feedbacknya ya!

Perbandingan Program IELTS Preparation yang Populer di Indonesia

Baca juga: Sukses Belajar IELTS Mandiri

Kesimpulannya, kursus persiapan IELTS di Titik Nol English Course yang biayanya Rp 1,4 juta itu murah banget, apa lagi yang 1,2 juta. Yuk daftar sekarang.

Daftarkan Dirimu di Sini